Berawal dari terpaksa semoga menjadi terbiasa.
Dari awal
keinginan menulis, berawal dari bertanya pada diri saat sudah masuk di bangku
kuliah akhir semester. Bertanya pada diri bisakah aku menyelesaikan skripsi
ini? Sedangkan masalah untuk penelitian saja masih bingung. Memang benar circle
pertemanan itu mempengaruhi. Apalagi diri ini yang kurang mengeksplor
pengetahuan dan kurangnya relasi keilmuan dan pertemanan.
Awal menulis
dari pikiran-pikiran dalam otak, haruskah aku menulis? Tapi aku harus bisa.
Masak iya harus begini-begini saja. Pada akhirnya setelah melakukan perjalanan tugas
akhir dan wisuda, haruslah aku pulang ke kampung halaman walaupun bagiku dengan
hasil masih terpaksa dan belum bisa merasa lega.
Setalah pulang
ke kampung halaman, empat tahun penggembaraan menjadi anak rantau yang
sebenarnya belum banyak mendapat apa-apa tapi harus tetap bersyukur bisa
mencapai dan menyelesaikan, harapan-harapan yang banyak menumpuk di pikiran
akhirnya tidak berhenti, akhirnya masih mencari-cari dan mulai memiliki circle
pertemanan yang hobi menulis dan teman yang mendukung keinginan ku ini dari
mulai memberikan saran.
Pada akhirnya
setelah satu tahun di kampung halaman di pertemukan komunitas di kota ku,
mulailah aku memberanikan diri untuk mengikuti. Semua proses akhirnya telah aku
lalui di komunitas ini, tetapi memang diri ini saja yang belum bisa berproses
cepat. Tapi semua berhenti stagnan tidak menulis hanya suka saja membaca
novel-novel fiksi.
Setelah proses
inilah adanya pencarian kurang lebih dua tahun dari hitungan ini, akhirnya
tahun ini mempertanyakan diri lagi, kenapa tidak harus memulai lagi? Terus
kapan akan memulai jika dalam pikiran selalu bimbang?
Adanya
pengumuman One Day One Post membuka open reicruetment anggota baru, aku lihat
wahh... kesempatan ini walaupun dalam batin yang pertama adalah keraguan,
apakah aku bisa? Pada akhirnya sudah hari terakhir penutupan niat besar dalam
hati berkata kapan lagi kalau bukan sekarang? Belum mencoba saja sudah mundur
duluan!
Pada akhirnya
27 september 2021 hari terakhir pendaftaran ku memberanikan diri untuk
mewujudkan keberanian ku mendaftar komunitas One Day One Post. Sebab alasan
terbesarku adalah ada ilmu gratis kenapa tidak di ambil jangan dulu merasa
tidak bisa sebelum melaluinya sebab masa depan mu ada dalam dirimu.
Dari tulisan
ini diri ini jadi banyak teman juga, bergabung di komunitas One Day One Post
juga tidak merugikan, banyak manfaat dan hikmah yang di dapat ilmu pastinya dan
banyak circle pertemanan yang sehobi menulis tambah banyak teman yang kasih
suport.
Ini juga alasanku bergabung.
BalasHapusTooooss 🖐️😁