PADANGAN SEBELAH MATA YANG TAK PERNAH SEMPURNA.

google image


Mungkin banyak cibiran dari orang-orang tentang usia yang sudah matang yang seharusnya sudah menikah. Hal ini memang banyak terjadi di masyarakat yang memang mayoritas memandang usia adalah patokan untuk seseorang seharusnya sudah menikah, kadang tidak habis pikir sampai-sampai menjadi buah bibir dengan perkataan yang tidak-tidak.

Sudah seharusnya memang hal-hal seperti itu perlunya edukasi sebab menjadi runyam menurut kata hati ini, sebab apa sebenarnya tujuan menikah? Apakah hanya untuk berlomba-lomba sebab saat di usia yang sudah menginjak belia yang harus menikah menjadi momok di masyarakat tetapi urgensi nya tidak tahu apa-apa?

Kadang memang kesal dengan perkataan-perkataan tersebut, dan akhirnya harus bisa diam sebab tak ingin banyak bicara yang akhirnya menimbulkan hal panjang lagi. Memang benar masyarakat sampai sekarang pun masih menjudge usia adalah patokan untuk sudah matang menjadikan pribadi seseorang itu bisa dewasa.

Padahal banyak kasus yang terjajadi di masyarakat, dengan tidak ada landasan menikah. Menikah hanya tujuan sebab cinta saja sebab usia yang mengharuskan menikah akhirnya dalam membiduk kehidup rumah tangga yang banyak drama.

Yasudahlah......

Menikmati usia yang seperti ini adalah puncak kegalauan, bukan tidak mau menikah. Padahal menikah itu tidak seperti cerita drama serial yang hanya beberapa episode, sebab menikah merupakah sebuah janji suci yang di saksikan para malaikat tentang janji-janji untuk mengarungi kehidupan bahtera rumah tangga beribadah kepadaNya yang tidak sebentar dan tidak bisa di permainkan.

Apa sebenarnya menikah cepat akan menjadi baik dan menikah akhir menjadi tidak baik?

Sebab-sebab itulah yang kadang menjadi gelisah, padahal diri ini tidak ingin salah langkah. Sambil mempersiapkan pasti perlu pengalaman dari orang-orang yang sudah mengarungi kehidupan berkkeluarga, juga belajar dari teori-teori dan mengaji terus untuk terus menikmati proses yang terus berjalan dalam kehidupan.

Bukan gampang atau sulitnya. Sebab bertemunya antara makhluk yang berbeda pasti adanya perbedaan dan bagimana kita bisa saling beriringan berjalan dengan langkah yang tidak sama itu??

Tahukan omonga-omongan itu pasti kadang mengiris perasaan yang akhirnya menjadi pikiran?

Tetapi bagaimanapun diri ini harus tahu, semua tidak semudah omongan orang-orang dalam menilaimu.Sebab orang-orang lebih kepada ingin tahu yang berkepanjangan dan membanding-bandingkan.

Komentar

  1. Menikah adalah proses bertumbuh bersama sepanjang masa :)

    BalasHapus
  2. Menikah adalah japan baru sejatinya hidup, belajar saling menerima dan menguatkan untuk bahagia dan tumbuh bersama

    BalasHapus
  3. Semangat, kak
    Semoga jodohNya datang di waktu yang tepat dan dapat orang yang tepat

    BalasHapus
  4. Jodoh pasti bertemu 😍
    Smoga bisa disegerakan bertemu teman sehidup sesurga ya, Kak. Aamiin

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer