Perihal Mencintai, semua ada kadarnya
Tentang ketetapan cinta kepada sesama hamba, bagaimana kau bisa mengikatkan ketersalingan antara perbedaan yang bisa terlekatkan.Mungkin benar tentang ungkapan sebuah rasa, tetapi jika Tuhan tak pernah berkehendak untuk bersama bagaimanapun rencanamu, harapanmu yang terbentukpun tak akan sampai.Namun, sebagai hamba tak sepatutnya salah sangka, sebab Tuhan tahu kadar hambaNya keterbaikan yang akan di berikan bukan hanya keinginan semata yang akhirnya melebur dalam angan semata.
Tuhan itu Maha adil bagaimana tidak sebab memang prasangka manusia hanya untuk menginginkan apa yang menjadi ingin, hamba tidak pernah tahu apa yang menjadi pikir agar akhirnya tak mencadi berkecil, padahal takdir akan berpihak jika kita tahu kita memang berhak.
Namun,setiap kemauan hamba kadang memang lucu sebab keharusan keterpihak inginnya seperti kemaun itu tidak tahu seperti apa jalan yang harus di lalui kemauan yang menggugu menjadikan nafsu.Tuhan tahu waktunya yang tepat untukmu, sebab setiap nafsu yang kau sandarkan nasibnya kepada sesamamu maka kecewa yang kau dapatkan. Sebab Tuhan tahu mana yang menjadi spesial untukmu dan akhirnya berakhir untukmu.
Sejatinya kesabaran adalah kunci dari semua itu. Tapi memang hamba adalah makhluk yang selalu terburu-buru tentang apa yang menjadi ingin tapi tak tahu apa yang harus di lakukan itu.Nafsu yang menggebu-gebu menjadi penyakit yang selalu tertanam, ke egoisan adalah bukti nyata ketercapinya keinginan, padahal semua itu ada pada Takdir Tuhan. Bagaimana seorang hamba yang harus meminta keterbaikan tetapi tak tahu bagaimana mendekat kepada Tuhan.
Seorang hamba seharusnya tahu, memang sebab cinta kepada sesama
manusia akhirnya menjadi gila bukan sebab ketidakwarasan kelahiran tetapi
ketidakwarasan dalam berpikir untuk memikirkan ego yang tertanam pada diri. sebab, setiap kisah pasti ada lika-liku yang di lalui.

Betul mba, jadi renungan buat diri sendiri:)
BalasHapusTerlalu mencintai itu kadang nggak baik apalagi jika lebih mencintai hamba-Nya daripada Sang Pemilik Raga.
BalasHapusSetuju sih, setiap kisah punya lika-liku tersendiri kak. Cintai sewajarnya agar kalau patah hati ya ga segitu-gitunya #eaakkk
BalasHapusSendu sih, kak. #love
BalasHapusLetakan cinta kepada makhluk di bawah kecintaan pada Tuhan
BalasHapusTuhan lebih tahu, bagaimana yang terbaik untuk hambanya.
BalasHapusKalimat2nya keren banget deh Kak :)
BalasHapus