Ada Kecewa Yang Harus di Tutupi.

Tentang masa, perjalanan sebuah kehidupan manusia sepak terjal lika-liku jalan dalam proses di lalui, setiap orang memiliki masanya sendiri setiap orang memiliki rejeki masing – masing yang telah tertakar dan tak tertukar. Keyakinan pada setiap diri bagaimanapun setiap perjalanan manusia dari awal dia di lahirkan yang sebelumnya tak tahu apa-apa masih dalam keadaan suci tidak ada dosa.

Setiap perjalanan kau pasti punya pilihan, sebab setiap proses pasti memiliki hambatan dan rintangan untuk di lewati. Berhati-hati dalam memilih buang semua keraguan, menyeimbangkan diri untuk bisa terus di lalui buang ego. Dalam perjalanan pasti ada kekecewaan yang harus di rendam.

Tuhan adalah pencipta yang memberi jalan sebaik-baik skenario yang telah di berikanNya. Sekarang wujud sukur mu tak terhingga bukan? Kecewa yang pernah kau dapat ternyata ada makna yang tersemat pada diri yang akhirnya kembali kepada ilahi memohon pengampunan yang tak terbatas akan kebaikan Tuhan yang telah di berikan kepadamu.

Sebab rasa kecil hatimu yang akhirnya menjadi sakit yang kau buat. Menguar pada emosi yang mengobar hati tak terelakkan. Pada akhirnya jalan Tuhan lah yang terbaik, rencanamu belum tentu baik tetapi rencana penciptamu pasti yang terbaik.

Apasih yang tak kau mengerti seharusnya kau tahu tentang diri mu sendiri, rawatlah bukan kau sakiti. Ikhlas adalah jalan bukan? Terus memacu semangat dalam diri jalan bukti, bukan hanya soal rasa yang tak biasa padahal semua itu bisa karena dirimu.

Mengisahkan sebuah kenangan memang perlu, sebab dalam diri agar tahu tentang sebuah perjalanan yang tak melulu apa yang kau tuju dengan jalan lurus tak berbatu. Tapi bagaimana kau bisa merasakan sebuah kisah yang banyak cerita untuk pengalaman dirimu.

Kadang setiap proses ingin berhenti pada akhirnya kembali kepada diri masing-masing belajar menguatkan sebab pernah terjatuh dan kecewa adalah pengalaman berharga, maka dari itu kekecewaan yang kadang di dapat pasti ada hikmah yang tak pernah di sangka.

Bangun dari semua kegundahan memang hal yang harus di perbuat, pahit dan sakit harus di hiraukan sebab semua halangan kan mendapat nyata akhirnya. Memang selembut-lembutnya hati jika sudah merasa berada di titik terendah akan merasa di rundung kekecewaan yang berlalu dan maaf sulit tertuju.

Kembali kepada diri, menciptakan energi positif diri memiliki tekad yang di pacu agar berkobar tiada henti sebab semua berawal dari diri sendiri karena untuk memulai tak segampang ucapan yang bisa secepat angin berhembus tetapi tetiba berhenti, usaha terus di pacu langkah terus di gempur.

Karena mewujudkan memang tak segampang ucapan butuh niat kuat dan tekad, fokus diri untuk terus memperbaiki tidak harus berlari berjalan pun tak di permasalahkan karena usaha mu bukan urusan orang lain yang hanya bisa bicara dan berkomentar yang melihat sebelah mata tak memiliki makna tetapi selalu meninggalkan jejak pedih dalam dada.

Seperti diri ini yang hanya bisa berjalan dalam setiap proses, kadang ada kecewa yang membuat beban diri ingin berhenti tetapi kembali kepada tekat dan niat yang tertanam dalam diri apa yang bisa berarti nanti.

Sosok yang masih banyak kurangnya belum memiliki kelebihan apa-apa yang belajar seperti mereka bisa melewati proses dan pukulan seorang diri yang tak terlihat setiap lika-liku jatuh bangun yang di lalui banyak kecewa yang tertutupi.


Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer